Pjs Bupati Samosir Beri Wejangan kepada Pegawai Dinas Pariwisata: Pariwisata Itu Melayani

Pjs Bupati Samosir Beri Wejangan kepada Pegawai Dinas Pariwisata: Pariwisata Itu Melayani

PEKERJAAN Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir itu melayani. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengusung visi pembangunan Kabupaten Samosir, seluruh pegawai harus menjadi insan terdepan dalam memberikan pelayanan, baik itu kepada masyarakat, pelaku usaha, kepada wisatawan, pemerintah dan kepada diri sendiri. Dengan begitu, Samosir Negeri Indah Kepingan Surga pun benar-benar terwujud.
Demikian disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Samosir Lasro Marbun saat memberi wejangan kepada pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Kamis (1/10/2020) di Aula Kantor Bupati Samosir. Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, pejabat administrator, pejabat pengawas, staf Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir dan seluruh pemungut retribusi objek wisata.
Lasro Marbun yang memiliki banyak pengalaman di birokrasi ini menyampaikan bahwa karunia Tuhan kepada Samosir ini begitu besar melalui ciptaanNya, yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Samosir dikaruniai keindahan alam yang luar biasa dan kekayaan budaya. Dinas Pariwisata dan masyarakat Samosir harus mampu memanfaatkan ini sebaik-baiknya, sehingga Negeri Indah Kepingan Surga benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Lasro Marbun yang pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat Pemprov DKI Jakarta ini.
“Samosir benar-benar menjadi negeri indah kepingan surga bila kita berhasil menjadi tuan rumah yang baik, bila masyarakat merasakan dampak yang baik, bila banyak orang yang rindu untuk datang ke Samosir ini, bila putra-putri Samosir ini jadi orang-orang yang dirindukan oleh masyarakat/wisatawan dari luar, dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Karenanya, untuk memotivasi diri kita sendiri, pria yang berasal dari Samosir ini menekankan agar menjadikan Bali atau Jojga sebagai pembanding pembangunan pariwisata. Sebab, dua daerah tersebut merupakan daerah yang terbukti sudah berhasil dalam pembangunan pariwisata.

Dijelaskan, salah satu faktor keberhasilan dua daerah tersebut di bidang pariwisata adalah komitmen masyarakatnya dalam menjunjung identitas daerah, baik itu soal pakaian maupun soal prilaku yang senantiasa melayani dan menjunjung tinggi keramahtamahan. “Itu harus jadi pelajaran berharga bagi kita jika ingin seperti mereka,” ujarnya.
Lasro yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ini menyampaikan agar pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir harus rajin berkomunikasi, berkoordinasi dan bersosialisasi dengan masyarakat dan pelaku usaha wisata, untuk menyatukan visi bagaimana menciptakan iklim kepariwisataan yang baik di Samosir.
“Sering-seringlah berkunjung ke beberapa hotel, restoran, rumah makan dan sebagainya. Lakukan pendekatan yang baik, jangan terlalu kaku. Jika ada sesuatu yang kurang pas, jangan segan-segan menegur, tetapi harus dengan cara yang santun. Pastikan kepada para pelaku usaha wisata agar benar-benar paham apa itu prinsip melayani. Dari segi tata laku, bahasa, gesture tubuh bahkan sampai urusan table manner, mereka harus paham. Bangun persepsi kepada mereka bahwa melayani itu bukan suatu pekerjaan yang rendah. Ciptakan wilayah binaan di setiap kecamatan sebagai mitra Dinas Pariwisata,” jelas Pjs Bupati Samosir.
Bahkan, pada kesempatan itu, Pjs Bupati Samosir juga mempraktekkan cara melayani tamu yang baik, yang mengedepankan keramahan, sopan santun dan pelayanan yang prima.
Pjs Bupati Samosir mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir harus mampu menjadi penerang, garam dan menjadi pembawa berita yang baik di tengah-tengah masyarakat. “Semua itu memang tak mudah, tak bisa langsung berubah begitu saja. tapi, mari perlahan kita kerjakan dengan sepenuh hati,” ujar mantan Kepala Bappeda Kabupaten Humbahas ini.
Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Samosir Saul Situmorang menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tak kalah penting dengan pembangunan fisik dalam pembangunan pariwisata. Para pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang memiliki jiwa pariwisata, yaitu masyarakat yang jujur, bersih dan ramah.

“Pemerintah Kabupaten Samosir tak henti-hentinya berupaya dalam membangun pariwisata. Kita lihat bersama begitu banyak pembangunan infrastruktur. Ini juga harus didukung oleh pembangunan SDM. Ini menjadi tugas bersama demi mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Samosir, yakni menciptakan masyarakat Samosir yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing berbasis pariwisata dan pertanian,” ujarnya.
Saul Sutumorang pun mengucapkan rasa syukur bahwa arah pencapaian visi tersebut sudah mulai terlihat. Salah satu indikatornya adalah pencapaian Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah meraih banyak penghargaan, salah satunya kabupaten yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) terbesar di Sumatera Utara, yakni sebesar Rp55.859.573.000.
Dijelaskan, pemberian DID ini merupakan apresiasi Pemerintah Pusat atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Samosir yang dinilai dari berbagai aspek, antara lain memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada audit BPK, aspek pengelolaan keuangan, aspek pelayanan dasar publik, perkembangan ekonomi, inovasi, SAKIP dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan menyampaikan bahwa pihaknya secara intens membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk peningkatan kualitas SDM masyarakat dan pelaku wisata.
Dijelaskan, Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir secara konsisten menggelar berbagai pelatihan dari berbagai aspek dan bidang, yang tujuannya untuk meningkatkan kematangan dan profesionalisme para pelaku pariwisata.
Terkait wejangan yang disampaikan Pjs Bupati Samosir, Dumosch Pandiangan menyampaikan bahwa poin-poin tersebut akan menjadi masukan yang sangat berarti bagi pegawai dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Samosir.
“Pengalaman Bapak yang telah dibagikan kepada kami akan sangat berarti bagi pengembangan diri dan untuk peningkatan kepariwisataan Samosir. Ini akan menjadi acuan bagi kami untuk bekerja. Ke depan, kami juga berharap bimbingan dan arahan Bapak kembali untuk semakin meningkatkan kinerja kami,” ujarnya.

Posted In:

GIVE A REPLY