Pembangunan SDM Desa Potensial Wisata Mengusung Tema Toward Favourite Destination Village

Pembangunan SDM Desa Potensial Wisata Mengusung Tema Toward Favourite Destination Village

KABUPATEN Samosir sebagai destinasi prioritas terus melakukan berbagai upaya pengembangan pariwisata, baik infrastruktur fisik maupun pembangunan sumber daya manusia.
Kepala Dinas Pariwisata Daulat Nainggolan SKM MKes yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Usaha Pariwisata Robintang Elfrianto Naibaho SS memaparkan, bukti dari pembangunan sumber daya manusia tersebut, sepanjang tahun 2019 ini, melalui DAK Non Fisik Kementerian Pariwisata TA. 2019, Dinas Pariwisata telah merancang empat kali pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata kepada para SDM desa potensial wisata yang tersebar di Kabupaten Samosir.
“Dan, pada tanggal 25-27 April 2019 yang lalu, kita juga telah melaksanakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Seri ke-1, dimana para peserta adalah para Kepala Desa dan BPD.
Robintang menyampaikan bahwa Kepala Desa dan BPD telah mengambil komitmen untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata, termasuk mengalokasikan dana desa sebagian besar untuk mendukung sektor pariwisata;
Dan, untuk pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang berlangsung di Aula Hotel Gorat, Kecamatan Palipi, 27-29 Juni 2019, mengusung tema “Toward Favourite Destination Village”.
Adapun peserta kegiatan berjumlah 45 orang yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Palipi, SitioTio, Nainggolan dan Onan Runggu, dengan rincian dari Desa Janji Maria 5 orang, Desa Janji Raja 5 orang, Desa Urat II 5 orang, Desa Hatoguan 5 orang, Desa Nainggolan 5 orang. Kemudian, dari Desa Pasaran 1 5 orang, Desa Sipinggan 5 orang, Desa Sitamiang 5 orang dan Desa Huta Hotang 5 orang.
Masih kata Robintang Naibaho, tujuan kegiatan ini adalah tersedianya SDM Pariwisata di desa potensial wisata, terciptanya dan terkelolanya potensi destinasi di pedesaan sehingga mampu meningkatkan sumber pendapatan masyarakat disekitar destinasi.
Kemudian, terbentuknya kreatifitas masyarakat dalam menegelola industri rumah tangga penyangga sektor pariwisata.
Adapun persyaratan peserta adalah harus berusia antara 20-45 tahun, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan dapat bekerja dengan baik dalam tim, memiliki komitmen yang tinggi membangun desanya serta memiliki kemampuan mengoperasikan komputer serta aktif bermedia sosial.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kepala Desa Tebara Sumba Barat Nusa Tenggara TimurMarthen R Bira, salah satu kepala desa yang baru mendapat penghargaan nasional Kategori Desa Percontohan Program Prioritas Nasional Peningkatan Kapasitas Aparatur SDM Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Tahun 2018 dari BPPK-Kementerian Keuangan dan Andi Eka selaku Owner Dusun Kreatif Indonesia.
Dalam paparannya, Marthen Ragowino Bira SS mengajak para peserta pelatihan untuk memiliki pola pikir yang benar mengenai keberadaan potensi yang dimiliki oleh para local champions desa dalam mengembangkan desanya sebagai desa wisata potensial.
Dan, dalam pelatihan ini, narasumber menantang para peserta pelatihan untuk mengambil bagian dalam potensi desa dengan mengambil keputusan untuk berkomitmen kuat dan bertanggung jawab dalam menjalankan komitmen yang sudah dibuat untuk bahu membahu dalam pengembangan dan penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Samosir di sektor pariwisata.

Posted In:

GIVE A REPLY