Flora Fauna

Ditelusur ke mitos dan budaya Batak, ternyata terdapat banyak jenis tanaman dan fauna khas Batak, yang dipergunakan dalam berbagai acara ritual, acara adat, dan untuk pengobatan tradisional. Banyak dari jenis tanaman khas Batak tersebut memang sudah terbukti khasiatnya sebagaimana halnya bahan obat tradisional Cina. Jenis flora khas Batak tersebut disajikan pada tabel di bawah ini.

Jenis Flora  yang ditemukan di Tanah Batak

NO. NAMA TANAMAN MAKNA / KEGUNAAN
1 ALO-ALO Tumbuhan berdaun keras, air daun dipakai untuk memasak susu kerbau, dan serat daun / bunga dijadikan tali goni untuk kapal-kapal besar sebelum nilon ada.
2 ALPUKAT Buahnya untuk dimakan dan bahan kecantikan.
3 AMPAPAGA Sejenis rumput, bisa dijadikan obat dan tanaman hias
4 ANDALEHAT Sejenis bumbu masak seperti Andaliman
5 ANDALIMAN Batang berduri, buahnya untuk bumbu
6 ANDALIMAN /ANTARASA Bahan obat dan bumbu
7 ANDOR HADUNGKA Adalah sejenis tanaman merambat yang batangnya dahulu sering dipakai pengganti tali.
8 ANDOR-ANDOR Sesuai namanya, batang mentahnya dijadikan tali pengikat.
9 ANDULPAK Sejenis pohon keras berdaun lebar, atasnya hijau bagian bawah merah hati, batangnya cocok untuk membuat garantung
10 ANGGIR (JERUK PURUT) Pohon pengetahuan baik dan jahat yang diciptakan Debata Mulajadi Nabolon di tengah kampung Sianjur Mulamula. Pohon itu menjadi tanda bagi Allah dan kehidupan bagi roh manusia.
11 ANGGREK Banyak jenis. Bunganya sangat mahal jadi bunga hias
12 ANSIMUN (KETIMUN) Bahan obat  untuk mematangkan bisul dan sayuran, lalapan, atau jus yang rasanya dingin segar
13 ANTALOBONG Rumput penghijauan halaman, trotoar, dll.
14 ANTARASA (DAUN KEMANGI) Daunnya dijadikan lalapan, buah matangnya dipakai untuk bumbu tinombur. Bisa dijadikan tanaman hias untuk trotoar
15 ARSAM Akarnya kuat untuk memegang tanah dan bibit mudanya dahulu dijadikan bumbu ikan mujahir naniarsik
16 ANTIMANG (LANTEUNG) Sejenis terung tetapi buahnya bulat. Ada yang memakan buahnya sebagai lalapan. Daun dan batangnya berduri. Daunnya penting bagi Tuan Sorimangaraja untuk memanggil Porhas Sihatulungan, yang kemudian memecah besi pada saat Tuan Sorimangaraja mencari ate-ate ni bosi di Barus.
17 ARUNG-ARUNG Akarnya kuat untuk memegang tanah dan batangnya bisa dipakai untuk dinding anyam. Memiliki peran dalam mitos Batak sebagai tempat pembungkus Si Raja Odap-odap yang dicincang dan dilemparkan ke Tano Tinggir.
18 BAION LOGING Batangnya dijadikan tikar anyam
19 BAION LOGING SITUDU Batangnya dijadikan tikar anyam
20 BAION PANDAN Daunnya dijadikan tikar atau balbahul
21 BANE-BANE Jenis bunga ini sangat harum dan karena itu dahulu dipakai sebagai persembahan haruman kepada Debata Mulajadi Nabolon, selain sebagai obat.
22 BANGUN-BANGUN Sejenis bunga-bungaan yang daunnya sangat bermanfaat untuk mempercepat pemulihan tenaga dan memperbanyak air susu ibu. Biasa disajikan untuk ibu-ibu baru melahirkan.
23 BARINGIN (BERINGIN) Pohon Kehidupan yang mengeluarkan mata air suci, Aek Baringin. Dahan / ranting berdaun dipakai dalam Tonggo Pangurason, Tonggo Parbue Sakti, mangalahat horbo, dll.
24 BAWANG HARONDA Bumbu masak untuk masakan berkuah
25 BAWANG MERA Bumbu masak dan obat
26 BINTATAR Pohon keras, tidak terlalu rimbun. Termasuk pohon kehidupan.
27 BOSI-BOSI Jenis tumbuhan ini banyak tumbuh di Aek Rangat sebagai penahan dinding batu. Batangnya keras dan akarnya sangat kuat.
28 BUAR-BUAR Adalah sejenis tanaman perdu yang, menurut mitos, berasal dari lidah Siraja Inda-inda Siraja Indapati, putra Debata Balasori.

 

NO. NAMA TANAMAN MAKNA / KEGUNAAN
29 BULU (BAMBU) Bambu mempunyai makna sangat dalam bagi Orang Batak, karena menurut mitologi Batak, bambu adalah wujud akhir Siraja Inda-inda Siraja Indapati. (Hae-haena ma jumadihon bulu, Dugul ni patna jumadihon buhuna, Mata ni ari ni patna jumadiho matana, Ihurna jumadihon rimbur ni hotang, Jari-jari ni patna jumadihon panghat, Botohonna jumadihon sulpi, Butuhana jumadihon buar-buar, Dilana jumadihon hapal-hapal.) Karenanya bambu sering dijadikan tanaman pelindung kampung, batangnya untuk urur, kulitnya untuk keranjang, daunnya untuk pembungkus, dan katanya mengandung daya magis penolak bala.
30 BULU BATAHI Batangnya untuk berbagai keperluan dan termasuk sebagai anti ilmu hitam. Dipergunakan untuk urur pada Ruma Batak.
31 BULU BOLON Bambu mempunyai makna sangat dalam bagi Orang Batak, karena melalui tabung bambulah (abal-abal) Si Tuan Ruma Gorga, Si Tuan Ruma Uhir dilemparkan dari surga ke bumi dan kemudian menjadi Si Raja Odap-odap, suami Si Boru Deang Parujar. Karenanya bambu sering dijadikan tanaman pelindung kampung, batangnya untuk urur, kulitnya untuk keranjang, daunnya untuk pembungkus, dan katanya mengandung daya magis penolak bala.
32 BULU SINA Bambu hias
33 BULU DURI Bambu pagar kampung.
34 BULU KUNING Bambu pagar kampung.
35 BULU TALI Batang untuk urur dan kebutuhan lain.
36 BULU TURAK Memiliki mitologi, tumbuh dari baliga NANTINJO, saat Beliau tenggelam di Tao Silalahi.
37 BULU SULIM Bambu beruas panjang dan dipakai untuk membuat seruling
38 BUNGA PAET Akarnya kuat memegang tanah dan batangnya untuk kayu api.
39 DEMBAN (SIRIH) Tumbuhan merambat ini sangat penting bagi Orang Batak dalam partonggoan, pangalahatan, selain untuk dimakan.
40 DURIAN (DURIO ZIBETHINUS) Buahnya sangat manis dan mengandung alkohol tinggi. Sedap untuk dimakan. Tetapi jangan dicampur minuman beralkohol, meski orang Cina menampurnya dengan arak. Itu suatu kebodohan.
41 DURIAN CANE Buahnya sangat manis dan mengandung alkohol tinggi. Sedap untuk dimakan. Tetapi jangan dicampur minuman beralkohol, meski orang Cina menampurnya dengan arak. Itu suatu kebodohan.
42 EME (PADI) (Oryza sativa) Untuk konsumsi dan adat
43 GADONG ANTIRHA (UBI KAYU) Daun untuk sayur, umbi untuk konsumsi, dan batang untuk kayu api
44 GADONG JULUR (Ipomoea batatas) Daun untuk sayur, umbi untuk konsumsi
45 GAMBIR Bahan obat, cat, mardemban
46 GAMBIRI (KEMIRI) Pohon keras yang buahnya dipakai dalam cara partonggoon sebagai miak-miak, bumbu dapur, kecantikan, obat urut, dll.
47 GUNDUR (SEMANGKA) Bahan obat untuk mendinginkan bisul dan sayuran
48 HALAS (LENGKUAS) Bahan obat dan bumbu
49 HALOSI Daunnya untuk dijadikan pecal
50 HAMINJON (KEMENYAN) Getah kemenyan tidak bisa lepas dari Orang Batak sejak awal mula, karena getah ini dibakar sebagai bagian dari persembahan harum kepada Debata Mulajadi Nabolon.
51 HAMPA Daunnya jadi sayur, umbinya untuk komsumsi
52 HAMPA-HAMPA Untuk tanaman hias
53 HANSANG IJO (KACANG IJO) Buah untuk konsumsi, batang dan daun untuk pupuk
54 HANSANG PANJANG (KACANG PANJANG) Buah untuk konsumsi, batang dan daun untuk pupuk
55 HANSANG TANO (KACANG TANAH) Buah untuk konsumsi, batang dan daun untuk pupuk
56 HAPAL-HAPAL (SILINJUANG) Adalah jenis tanaman perdu yang, menurut mitos, berasal dari lidah Siraja Inda-inda Siraja Indapati, putra Debata Balasori.
57 HARAMONTING Buahnya untuk dimakan
58 HARIARA SUNDUNG DI LANGIT (ARA) Pohon Kehidupan yang diciptakan Debata Mulajadi Nabolon sebagai media penciptaan selanjutnya
59 HAU RONSE Batangnya untuk papan, daunnya untuk memeram pisang supaya cepat matang
60 HAU SIMARTOLU Pohon keras bernilai tinggi
61 HISIK-HISIK Batangnya bagus untuk kayu api
62 ` Buah untuk dimakan
63 HOTANG (ROTAN) Adalah perwujudan ekor Siraja Inda-inda Siraja Indapati, anak Debata Balasori, yang dijodohkan dengan Siboru Sorbajati. Hotang adalah tanaman merambat tetapi batangnya sangat kuat sehingga dipakai untuk bahan baku meubelair.
64 HUNIK (KUNYIT) Bahan obat dan bumbu
65 INGUL Pohon keras dan bernilai tinggi
66 JABI-JABI Pohon Kehidupan yang mengeluarkan mata air suci, Pansur Jabijabi Sipitu Dai. Dahan / ranting berdaun dipakai dalam Tonggo Pangurason, Tonggo Parbue Sakti, mangalahat horbo, dll.
67 JAGUNG (Zea mays) Buah untuk konsumsi, batang dan daun untuk makanan ternak
68 ANTAJAU (JAMBU BIJI) Buahnya bisa dimakan dan obat demam
69 JAMBU BOL Buahnya bisa dimakan.
70 JERUK BALI Buahnya enak dimakan.
71 JERUK NIPIS Buahnya untuk penyedap rasa lauk.
72 JERUK PURUT (ANGGIR) Pohon pengetahuan baik dan jahat yang diciptakan Debata Mulajadi Nabolon di tengah kampung Sianjur Mulamula. Pohon itu menjadi tanda bagi Allah dan kehidupan bagi roh manusia.
73 JIOR (JUHAR) Pohon keras bernilai tinggi
74 HAPAS (KAPAS) Buahnya mengandung bahan benang
75 HAPAS (RANDU) Perlambang ulos Si Boru Deang Parujar turun dari khayangan. Buahnya mengandung bahan benang
76 KAPUR BARUS / KAMPER (DRYOBALANOPS CAMPHORA) Bahan dasar kamper
77 KARET Getahnya untuk karet.
78 KELAPA Buahnya untuk bumbu dan minyak goreng
79 KEMBANG SEPATU Dari Asia Timur, bunga untuk dimakan
80 KENTANG Umbi untuk konsumsi
81 KOPI Untuk diminum dan bahan obat/kecantikan
82 KOPI ARABIKA Untuk diminum dan bahan obat/kecantikan
83 KOPI ROBUSTA Untuk diminum dan bahan obat/kecantikan
84 KOPI TORABIKA Untuk diminum dan bahan obat/kecantikan
85 LADA HITAM (MERICA) Obat, bumbu
86 LADA PUTIH (MERICA) Obat, bumbu
87 LANDEUNG/ANDORUNG Pohon keras yang serba guna;  daunnya untuk pembungkus karena lebar, batangnya untuk membuat taganing karena suaranya nyaring, dan kulitnya untuk raru tuak karena pahit, dan sekarang sering dimasak serta diminum orang untuk mengobati sakit gula atau asam urat. Zaman dulu, jika seorang bayi suka sakit-sakitan, maka salah satu cara pengobatannya adalah paamahon anak itu ke pohon ini. Paamahon berarti menyerahkan anak menjadi anak penerima.
88 MAKADAME COKLAT Batangnya lurus untuk papan
89 MANGGA Tanaman Dewata karena buahnya manis
90 MANGGIS Tanaman Dewata karena buahnya manis
91 MARKISA Buah untuk dikonsumsi (jus)
92 MAWAR Bunga hias dan bahan kecantikan
93 MERANTI Batangnya kuat untuk furnitur
94 MOTUNG Daunnya lebar dan cepat besar, untuk penghijauan.
95 NANGKA Buahnya enak dimakan, buah mudanya enak dijadikan sayur, dan putiknya dijadikan obat sakit perut
96 OMA-OMA Bisa dijadikan rumput hias
97 OMPU-OMPU Sejenis bawang-bawangan, umbinya sangat berguna untuk obat seperti terkilir, luka, gigitan ular, dll., juga sebagai pendingin bengkak.
98 PAKIS Banyak macam, akarnya kuat menahan tanah
99 PALA Buahnya untuk obat dan bumbu
100 PANGHAT (PAKKAT) Adalah tanaman sejenis rotan, yang menurut mitos berasal dari jari-jari kaki Siraja Inda-inda Siraja Indapati, putra Debata Balasori
101 PEGE (JAHE) Bahan obat dan bumbu
102 PINING (PINANG) Jenis pohon palem ini sangat penting bagi orang Batak. Bunganya dipakai setiap mangalahat, buahnya dimakan selain teman sirih juga untuk obat.
103 PINUS Pohon pengijauan, bahan kertas
104 PIRDOT Sejenis tanaman kecil yang, berdasarkan penelitian para ahli medis, daunnya sangat bermanfaat untuk pengobatan bermacam penyakit, seperti gula, jantung, lever, dan kanker. Karena itu luar negeri sudah mencarinya. Tanaman ini sangat penting bagi keturunan Tuan Sariburaja dan Babiat Siganding mengadakan sumpah setia persahabatan hingga kepada keturunan mereka. Jika keturunan Tuan Sariburaja memegang daun pirdot, maka itu menjadi tanda bagi harimau untuk tidak mengganggunya.
105 PISANG Buah konsumsi.
106 PONGKI Tanaman keras bernilai tinggi. Sudah sangat langka.
107 PORING (JENGKOL) Jengkol adalah tanaman obat sakit perut, tetapi sekarang lebih dikenal sebagai lauk makan.
108 POTE (PETAI) Buahnya untuk obat dan bumbu
109 PULTAK-PULTAK Buahnya enak dimanakan kalau sudah matang
110 PURBA JOLMA Tanaman obat
111 RAMPA Batangnya dipakai untuk membuat perahu (solu) karena besarnya batang. Sejenis albasia.
112 RI (ALANG-ALANG) Belukar yang sangat bermanfaat; daunnya untuk atap rumah pengganti ijuk, perahu orang sakti zaman dulu, persinggahan roh orang yang baru meninggal sehingga ia tahu raganya sudah meninggal, dan akarnya untuk obat.
113 RIAS Bahan obat dan bumbu, yang sering dipakai untuk naniarsik  atau sambal sebagai pengharum dan penyedap rasa.
114 RIMBANG Buahnya dipakai untuk memasak susu kerbau dan bisa dijadikan lalap mentah
115 RUDANG (JARAK) Kegunaan pohon ini hampir sama dengan kemiri sebagai miak-miak, sekarang dipakai untuk bahan dasar biosolar.
116 SABE (CABAI) MERAH Buah untuk konsumsi
117 SABE (CABAI) RAWIT Buah untuk konsumsi
118 SAE-SAE Sejenis belukar yang daun, bunga dan buahnya sangat harum dimakan. Biasanya tumbuh di batuan berbukit.
119 SAGU (Metroxylon sagu) Bahan sagu
120 SALAK Buah untuk konsumsi dan akar kuat menahan tanah
121 SAMPILPIL Belukar sejenis pakis, berbatang keras dan mudah terbakar. Daun mudanya dijadikan obat terkilir sebagai pendingin.
122 SANDUDUK Buahnya merah dan bisa dimakan, bahan cat
123 SANGGAR Sanggar dahulu sangat penting bagi Sibaso Bolon, karena kulitnya dipakai untuk mengoperasi sebagai pengganti pisau bedah. Selain itu, sanggar juga dipercaya Batak sebagai tempat singgah roh orang yang baru meninggal, dan batangnya dulu dipakai untuk membuat sangkar burung.
124 SANGGE-SANGGE (SERAI) Bumbu masak dan obat
125 SIALAGUNDI Tanaman merambat bernilai tinggi
126 SIHUPI Tanaman kecil berdaun seperti bibit kelapa. Umbinya menjadi bahan dasar lem kayu untuk membuat hasapi, taganing, meubeler, dll. Dengan daya rekat yang sangat tinggi.
127 SIKORU Bijinya dijadikan manik-manik
128 SILINJUANG (BUNGA HATUNGGAL) Pohon kecil yang selalu tumbuh sebatang sehingga disebut Bunga Hatunggal (berbatang tunggal) dan dipakai untuk upacara partonggoan dan gondang.
129 SIMARGALA-GALA Getah buahnya dipakai menjadi lem.
130 SIMARTOLU Batang keras, untuk furnitur
131 SINGGOLOM Tumbuhan semak yang daunnya kering bila diremas.
132 SINGKAM Pohon tempat bersandar Debata Mulajadi Nabolon sebeum menciptakan Pohon Kehidupan Hariara Sundung di Langit
133 SIRSAK Buah untuk dimakan
134 SISANGKIL Sejenis bunga-bungaan, daunnya dipakai untuk obat dan dalam acara partonggoon
135 SOTUL (BUAH KECAPI) Pohon keras yang juga sangat bermanfaat. Kegunaan yang masih diketahui adalah buahnya yang terasa asam enak diisap-isap dan daging buah mengkal dijadikan bumbu ikan.
136 SULPI Menurut mitos, tanaman ini berasal dari lengan Siraja Inda-inda Siraja Indapati, putra Debata Balasori.
137 TABAR Sejenis pohon keras berdaun lebat, akarnya sangat kuat menahan tanah. Termasuk kelompok Hariara.
138 TADA-TADA Pohon berduri ini mungkin hanya tumbuh di Tanah Batak. Pohonnya sangat keras, tetapi kegunaannya belum diketahui. Mitosnya terkait dengan Tunggal Panaluan.
139 TAHUL-TAHUL (KIGELIA) Tanaman hias. Air dari kantongnya bisa dijadikan obat.
140 TAMBATUA Tanaman obat
141 TAMPANGKUALA Pohon keras yang tumbuh di tempat-tempat berair, akarnya sangat banyak sehingga menyimpan air dan menumbuhkan mata air. Karenanya pohon ini dulu ditanam di lokasi mata air  agar langgeng. Sangat cocok ditanam sebagai penghijauan sepanjang pantai danau Toba. Akarnya sangat kuat untuk menahan tanah atau pasir.
142 TANDIANG Batang untuk tanaman hias
143 TEMBAKAU (TIMBAHO) Daun untuk obat, cerutu, rokok
144 TIUNG (TERUNG) BELANDA Buahnya untuk dimakan atau dijus
145 TIUNG (TERUNG) HIJAU Buahnya untuk sayuran
146 TIUNG (TERUNG) MERAH Buahnya untuk sayuran
147 TOLONG Akarnya kuat menahan tanah dan batangnya dulu dipakai untuk tulangan atap dari daun alang-alang
148 TOMAT Buahnya untuk dimakan
149 TUAK (BAGOT, NIRA) Pohon yang penuh makna dan merupakan perwujudan dari putri ke-4 Debata Bataraguru, yaitu Siboru Sorbajati yang dijodohkan dengan Siraja Inda-inda SIraja Indapati yang berubah menjadi berbagai jenis tanaman a.l. bambu; airnya disebut air mata yang menjadi bahan dasar gula aren dan minuman khas Batak. Kegunaan: batang untuk urur atau gagang pisau/cangkul yang sangat keras dan tahan lama, daun muda (lambe) untuk gondang dan bungkus lampet, lidi untuk sapu, ijuk untuk tali dan atap rumah. Menurut mitos, perubahan Siboru Sorbajati menjadi tuak ialah sbb.: Holi-holina jumadihon pahona, Butuhana jumadihon unokna, Abitna jumadihon bangkarna, Obukna jumadihon ijukna, Tanganna jumadihon hodongna, Jari-jarina jumadihon lilina, Matana jumadihon mata ni bagot,  Ilu ni matana jumadihon tuakna. (Lihat Bulu atau Bambu)

 

Jenis Fauna  yang ditemukan di Tanah Batak

NO. NAMA HEWAN MAKNA / KEGUNAAN
1 AILI (BABI HUTAN) Dahulu banyak ditemukan di Kabupaten Samosir, pemakan buah Makadame dan tanam-tanaman di kebun. Babi Hutan sering diburu karena dagingnya lauk-pauk yang enak.
2 AMBAROBA (KUTILANG) Burung ini adalah salah satu pertanda waktu bagi orang Batak, yaitu pemberi tanda pagi hari. Jenis burung penyanyi dengan harga mahal.
3 AMPODI (PANDA) Di mana ada bambu, di situ ada Ampodi. Dulu sudah mulai agak menghilang, tetapi belakangan ini sudah kembali muncul di Pulau Samosir. Warnanya kecoklatan dan badannya seukuran kelinci. Masyarakat sering memburu karena dagingnya enak dikonsumsi. Hewan ini termasuk hewan yang dilindungi di Dunia. Karena itu harus dilakukan upaya pelestarian agar tidak punah.
4 AMPORIK (SILOPAK, SIBIRONG ULU, SISERET) Burung pipit sudah berkurang di Kabupaten Samosir sejalan dengan semakin berkurangnya lahan pertanian padi. Burung ini adalah pemakan biji-bijian khususnya padi.
5 ANDUHUR Tekukur banyak ditemukan di Kabupaten Samosir. Tetapi dengan maraknya penangkapan karena suaranya dan jinak untuk dipelihara, harus dilakukan tindakan pelestarian.
6 ANDUHUR TITI Jenis tekukur ini bukan hewan asli Kabupaten Samosir, tetapi belakangan ini burung ini berkembang biak sangat cepat di kawasan ini.
7 ANTIALU Jenis burung ini berwarna kuning, badannya bulat dan sayapnya pendek. Populasinya sudah sangat jarang di Kabupaten Samosir.
8 ANTULLIK Jenis burung kecil berekor panjang dan suka tinggal di semak-semak. Gerakannya sangat lincah.
9 BABI (PINAHAN LOBU) Babi sangat penting bagi orang Batak, karena menjadi hewan yang dipakai untuk upacara adat. Babi Sirompur adalah kurban persembahan kepada Ompu Namartua Pusuk Buhit. (Lihat Legenda Batu Palangka).
10 BABIAT (HARIMAU) Harimau sangat penting dalam sejarah Batak terkait dengan sejarah Siboru Pareme yang melahirkan Siraja Lontung. Konon, mereka dihidupi oleh Harimau dan Siraja Lontung diajari ilmu oleh Harimau. Karena itu orang Batak memberi penghormatan kepada Harimau dengan sebutan Ompung. Di antara mereka juga terdapat sumpah turun-temurun untuk tidak saling mengganggu. Para penebang hutan memberi kesaksian tentang kebenaran sumpah ini.
11 BIANG (ANJING) Hewan penjaga kampung dari musuh dan roh jahat, pemberi sinyal dari raungan, dan teman berburu
12 BINSAK-BINSAK Sejenis burung kecil yang hidup di dataran berair. Sekarang sudah langka.
13 BORONG-BORONG Borong-borong adalah sejenis serangga berbisa dan bersarang pada pohon kering, khususnya kayu rumah. Tetapi borong-borong termasuk salah satu hewan yang disebut di dalam mitos sebagai salah satu suruhan Ompu Mulajadi Nabolon, yang disebut Borong-borong si Badar.
14 BURUNG PEMATOK POHON DAN TANAH Burung ini berparuh keras dan mencari makan di pohon atau di dingding tebing dengan cara mematok.
15 DARAPATI (MERPATI) Merpati adalah burung kelompok Anduhur. Biasa dipelihara karena sangat jinak dan bulunya indah.
16 ENGGANG Manuk-manuk Hulambujati atau Manuk-manuk Lenggang Godung (Simbil Debata Mulajadi Nabolon)
17 GAJA (GAJAH) Alat tunggang raja dan lambang Mual SI Pongki Gading atau Aek Margaja
18 GURAMPANG (KEPITING) Dahulu kepiting tawar banyak ditemukan di sungai-sungai dan rawa di Kabupaten Samosir. Sekarang sudah jarang. Anehnya, kepiting tawar ini masih ditemukan hingga sekarang di Mual Datu Parngongo di Sitio-tio, walaupun mata air tersebut di kaki bukit.
19 HARIMOANGKAR Adalah sejenis kucing tetapi badannya lebih besar dari kucing. Karena belang dan tampangnya seperti harimau, maka disebut harimoangkar.
20 HARUTING (IKAN GABUS) Ikan gabus dahulu banyak ditemukan di kawasan Samosir, khususnya di Danau Toba. Dulu sempat menghilang, tetapi sekarang sudah banyak lagi di Danau Toba.
21 HEREK (KERA) Dahulu kera banyak ditemukan di Kabupaten Samosir karena masih banyak buah pohon sebagai makanan.

Setelah penebangan pohon di Samosir, kera sempat menghilang. Sekarang sudah banyak lagi dan sudah turun hingga perkampungan karena pasokan makanan di hutan semakin tipis.

22 HODA (KUDA) Kuda dahulu adalah alat tunggang raja, khususnya yang berwarna putih sihapas pili), hitam (lintom), dan merah.

Kuda termasuk hewan sakral bagi orang Batak karena hewan ini menjadi salah satu persembahan kepada Debata Natolu dan Raja Uti. Dahulu kuda menjadi binatang korban untuk gondang (mangaliat).

23 HORBO (KERBAU) Binatang kurban kepada Debata Mulajadi Nabolon dan kepada Ompu Namartua Pusuk Buhit (ingat upacara Horbo Bius Sitingko Tanduk Siopat Pusoran Parbutuha Mangalilit Parmata Mangalu-alu), tanduknya sebagai perlambang penangkal magis.

Hewan ini sangat bernilai ekonomis karena menghasilkan daging, susu, dan tenaga untuk membajak sawah.

24 HUTING (KUCING) Binatang pembawa roh dan penjaga rumah karena suka memakan tikus. Orang Batak percaya bahwa kucing, khususnya kucing hitam, adalah media tunggangan roh khususnya arwah orang yang baru meninggal.
25 IHAN BATAK (JURUNG) Ikan asli Batak yang dipakai untuk acara adat seperti mangalean dengke ni boru dan adat mangelek-elek. Di Kabupaten Samosir dahulu banyak ditemukan, tetapi sekarang hampir punah. Ihan termasuk salah satu hewan yang digolongkan suci dan menjadi salah satu kurban persembahan kepada Ompu Namartua Pusuk Buhit.

Karena nilai sakralitas dan ekonomisnya yang tinggi, harus dilakukan upaya pembudidayaan agar Kabupaten Samosir tidak tergantung ke kabupaten lain.

26 IHAN MAS Ikan mas adalah nomor duanya Ihan Batak dalam upacara adat. Jika ihan Batak tidak ada, diganti dengan ikan mas. Karena mudah dibudidayakan, ikan ini banyak ditemukan di Danau Toba khususnya di Keramba Jaring Apung (KJA).
27 IMBO Hewan ini adalah sebangsa kera, yang dahulu sempat hidup di kawasan hutan Kabupaten Samosir. Sekarang sudah tidak pernah dijumpai. Suaranya lantang dan warnanya hitam.
28 INSOR Insor adalah sejenis ikan menyerupai ikan lele. Hidup di sungai di celah-celah batu. Tubuhnya kecil (panjang 5 cm) tetapi dagingnya sangat enak dimakan dan berprotein tinggi. Makanannya adalah lumut.
29 ITOK Itok adalah sejenis ikan gabus tetapi badannya lebih kecil. Dahulu banyak ditemukan di sungai-sungai Kabupaten Samosir. Karena sungai sudah kering, ikan ini pun sepertinya sudah langka.
30 JOLMA HARANGAN / MAWAS (ORANG HUTAN) Orang Hutan dahulu ditemukan di hutan-hutan Kabupaten Samosir, tetapi sudah lama punah di kawasan ini.
31 LALI SIBIRONG (ELANG HITAM) Elang ini lebih besar dari elang lainnya dan dibenci masyarakat karena sering menangkap ayam. Elang ini termasuk salah satu pemberi tanda bagi orang Batak. Jika elang ini berputar-putar dan mengeluarkan suara “hulis-hulis”, itu menjadi pertanda akan ada orang yang akan meninggal.
32 LALI SILOPAK (ELANG KEPALA PUTIH) Elang ini adalah salah satu pemburu ayam yang sangat ampuh. Sekarang elang ini berkembang biak dengan adanya mayat ikan di KJA sebagai sumber makanan.
33 LEANG-LEANG Sileang-leang Mandi, pesuruh Mulajadi Nabolon yang paling setia. Jenis burung ini pemilik sarang yang sangat mahal harganya.
34 LOMBU (SAPI) Binatang kurban kepada Debata Mulajadi Nabolon dan tandung perlambang penangkal magis.
35 LOTE (BURUNG PUYUH) Burung Puyuh masih banyak ditemukan hidup liar di Kabupaten Samosir. Telurnya bercorak dan berprotein tinggi. Dagingnya juga enak dimakan. Mudah untuk dibudidayakan.
36 MANUK (AYAM) Ayam termasuk hewan penting bagi orang Batak karena merupakan hewan persembahan dan obat (mira masak, pogong, putih, sigurintang, dll.)

Yang banyak ditemukan sekarang adalah ayam ras Arab, telurnya banyak tetapi tubuh dan pahanya kecil.

37 MUJAHIR Adalah sejenis ikan yang dahulu banyak ditemukan di Danau Toba dan waduk lain di Kabupaten Samosir.

Sekarang banyak dibudidayakan di KJA tetapi rasanya tidak seenak ikan mujahir liar.

38 PONU (PENYU) Hurmajati atau simbol pemangku bumi. Dahulu masih ditemukan di kawasan Kabupaten Samosir, tetapi sekarang sudah tidak kelihatan lagi.
39 PORA-PORA Adalah ikan tawar yang dahulu banyak ditemukan di sungai-sungai dan Danau Toba. Sekarang populasinya sudah sangat banyak di Danau Toba sejak disebar oleh mantan Presiden Megawati Putri, sehingga banyak penduduk yang menggantungkan hidupnya pada penangkapan pora-pora dengan cara bagan.

Cara penangkapan ini harus ditata karena sudah memasukkan arus listrik ke dalam Danau Toba.

Karena populasinya sangat mendukung, harus diupayakan agar ikan pora-pora dapat diolah lebih lanjut di Kabupaten Samosir, misalnya untuk ikan asin.

40 PORHAS Semut. Porhas Sihatulungan adalah semut raksasa yang disuruh Tuan Sorimangaraja memecah besi untuk mencari ate-ate ni bosi di Barus.
41 URSA (RUSA) Makanan raja dan tamu terhormat raja. Dagingnya sangat enak. Dahulu banyak ditemukan di hutan sabana Kabupaten Samosir. Sekarang tersisa hanya di daerah Sitio-tio dan Harian, populasinya pun sangat sedikit karena terus diburu.
42 SIBAHUT (IKAN LELE) Dahulu ikan lele banyak ditemukan di sawah-sawah, waduk, sungai, dan Danau Toba. Sekarang populasinya sudah menurun jauh karena persawahan semakin sempit dan air tidak terjamin.

Langkah pembudidayaan masih minim.

43 SIBIGO Adalah sejeni burung yang suka tinggal di pohon tinggi. Sekarang sudah jarang ditemukan di Kabupaten Samosir.
44 SIDAO-DAO (BURUNG MANYAR) Dahulu burung ini banyak ditemukan di Kabupaten Samosir dengan sarangnya bergelantungan di pohon-pohon tinggi. Sekarang sudah jarang ditemukan.
45 SIGURINSAK Adalah sejenis ikan kecil, besarnya sebear ikan teri. Sekarang banyak ditemukan di Danau Toba tetapi tidak dimanfaatkan penduduk.
46 SILO-SILO Hewan ini adalah pemakan ikan baik di waduk maupun di danau. Sekarang populasinya sangat sedikit, bahkan nyaris punah karena pasok makanannya jauh berkurang.
47 SITENGKA Adalah sejenis burung berwarna hitam dan putih, tinggal di dinding terjal dengan cara membuat lubang.
48 TAMPULAK Adalah sejenis hewan pemakan daging dan buah, yaitu burung-burung dan buah enau (halto). Hewan ini sangat berjasa dalam penyebaran enau, karena biji yang dibuangnya melalui kotoran menjadi bibit yang sangat baik dan bertebaran khususnya di lembah-lembah.
49 TANGGILING (TRENGGILING) Trenggiling dahulu banyak ditemukan di Kabupaten Samosir. Sekarang hewan ini sudah langka karena perburuan terus berlanjut. Sisiknya keras seperti tempurung penyu.
50 ULOK API (ULAR API) Ular Api adalah salah satu ular berbisa Kabupaten Samosir, warnanya merah. Konon, orang yang terkena bisa ular ini hanya bisa bertahan hidup dalam hitungan menit. Populasinya sangat sedikit, bahkan mungkin sudah punah.
51 ULOK BATAHI Ular ini tidak berbahaya karena bisanya hampir tidak ada. Banyak ditemukan di rawa atau semak, warnanya coklat kuning dan badannya pipih panjang. Kodok adalah kesukaannya.
52 ULOK DARI Ular ini sangat unik, tidak kelihatan mana ekor mana kepala. Kandungan bisa cukup membahayakan. Ular ini sering disebut sebagai ular dewata yang tidak boleh dibunuh sembarangan.

Saat rehabilitasi Tano Ponggol tahun 2006, seorang operator meninggal di tempat setelah bucketnya memotong jenis ular ini yang dikiranya dahan pohon.

Para datu dahulu kala sering memelihara ular ini sebagai penjaga rumah atau penangkal magis.

53 ULOK IJO (ULAR HIJAU) Adalah ular yang warnanya hijau dan sering ditemukan di pohon singkong. Katanya ular ini tidak terlalu berbahaya.
54 ULOK SAWAH (SANCA) Ular sawah juga pernah hidup di daerah rawa Kabupaten Samosir tetapi sekarang sudah jarang ditemukan.
55 ULOK SENDOK Penyebaran ular sendok hampir merata di kawasan Kabupaten Samosir dahulu kala. Tetapi sekarang populasinya sudah sangat sedikit. Suka hidup di kebun-kebun dan liang-liang batu karena disana umumnya banyak tikus sebagai makanannya.
56 ULOK SIBIRONG Pemakan tikus di sawah dan tidak berbisa
57 ULOK SIHURING Ular ini memiliki panjang s.d. 4 m dan warnanya memiliki corak hitam, putih, dan coklat. Bisanya cukup berbahaya tetapi tidak langsung mematikan. Dahulu ular ini hidup di kawasan ilalang, sami]pilpil, dan liang batu. Sekarang sudah jarang ditemukan.
58 ULOK SIBAGANDING TUA Seekor ular yang sangat bertuah bagi orang Batak. Saat Tuan Sorimangaraja mencari pohon besar untuk rumahnya, dia menemukan ular ini di dalam pohon raksasa. Setelah dibuat ritual, ular dibawa pulang dan dimasukkan ke dalam guci, kemudian berubah menjadi minyak yang dipakai untuk parsibasoan. Itulah, katanya, awal parsibasoan.
60 ULOK BALANGA Ingat Legenda Datu Parngongo saat menempa istrinya Siboru Tagan na Habuloan menjadi Siboru Hapaspinilian.
61 UNDALAP Undalap adalah sejenis ikan pora-pora, hanya badannya lebih besar.

 

Jenis hewan yang biasa dipergunakan Bangso Batak sebagai hewan kurban:

Jenis Hewan Kurban Bangso Batak

NO. NAMA HEWAN KURBAN KETERANGAN
1 Ayam Jantan (Hitam, Merah, Putih) Kurban penghormatan kepada arwah nenek-moyang
2 Babi Namanya disebut Babi Sirompur yang memiliki ciri khas tertentu sebagai kurban persembahan dalam mengajukan permohonan
3 Kambing Warna putih tanpa cela sebagai kurban persembahan dalam mengajukan permohonan
4 Sapi (Jantan) Sebagai kurban persembahan dalam mengajukan permohonan
5 Ihan Batak Sebagai kurban persembahan dalam mengajukan permohonan
6 Kerbau (Jantan) Disebut Horbo Sitingko Tanduk Siopat Pusoran Parbutuha Mangalilit Parmata Mangalu-alu dengan ciri khas tertentu.
7 Kuda (Hitam, Merah, Putih) Persembahan, yang disebut Hoda Debata, kepada Tri Dewata (Debata Sitolu Suhu Sitolu Harajaon)